Gitar Legend




Yang saya tahu, gitar ini dibeli saat menjemput almarhum Dodi pulang cuci darah. Pada sebuah toko sport di daerah Kesawan, Medan. Untuk menyalurkan hobi musiknya.

Tapi ternyata, gitar ini memiliki kisah yang panjang. Sebagai bentuk perjuangan dan loyalitas almarhum Dodi terhadap musik. Juga grup bandnya.

Kisah itu bermula ketika grup band mereka berjuang merebut hati seorang produser, di Jogja. Maka berangkatlah beberapa orang personil band itu ke sana. Untuk memperdengarkan single hit mereka.

Dodi urung hadir. Karena sakit ginjalnya mengharuskan dia banyak istirahat.

Karena masih merintis dan kekurangan biaya operasional, personil band tidak membawa instrumen musik mereka. Sambil berharap, ada alat musik yang bisa dipinjam sesampainya di sana.

Setelah tiba dan siap tampil, ternyata alat musik yang diharap tidak ada.

Pimpinan band itu pun menceritakannya kepada almarhum Dodi. Melalui telepon. Maka sebagai bentuk tanggung jawab, loyalitas, dan untuk menggantikan sosok serta semangat bermusiknya, gitar itu dikirim jalan darat via bus ALS. Hingga akhirnya diterima beberapa hari kemudian.

Apa hasil audiensi mereka? Dan bagaimana ceritanya hingga gitar itu tiba kembali di pelukan Dodi? Kisahnya akan segera terungkap pada novel: Dodi.

No comments